Nasehat Terakhir

my Hero : teh, kenapa?

saya : ngga papa Pak😦

my Hero : kalo kamu merasa memiliki beban yang berat, jangan sungkan-sungkan baca ini, “Ya Hayyu Ya Qoyyuum.. Birohmatika astagits.. Ashlihlii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ain..”

saya : iya Pak, teteh hapalin😀

———————————————————————-

Sahabat wikara, apakah anda tahu apa yang terjadi setelah itu? bagaimana hati kita merasa damai dan tentram setelahnya. Di saat kita merasa beban begitu berat kita pikul?!

Apa yang harus dilakukan selain berserah diri kepada Allah Swt, salah satunya dengan nasihat dari sang ayah ketika beliau masih hidup. Insyallah menjadi ilmu yang bermanfaat.. aamiin

Dan tahukah anda apa arti dari kalimat tersebut?

Artinya adalah “Wahai Allah yang Maha Hidup, Wahai Allah yang Maha Berdiri sendiri (tidak butuh segala sesuatu) dengan rahmatMu aku mohon pertolongan. Perbaikilah segala urusanku dan janganlah Engkau serahkan urusan kepadaku meski sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dariMu)”

indah sekali bukan?

terimakasih my Hero, semoga Allah selalu memberi tempat terindah disisiNya.. aamiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s